"Yang masuk kemudian sedikit melawan, sudah langsung tembak saja. Jangan diberi ampun," ujar Jokowi di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Jumat (21/7).
Ia menuturkan, setidaknya 18 orang pengedar narkotik telah dihukum mati dalam dua tahun terakhir. Sebagian besar merupakan warga negara asing.
Atas hal itu, ia beserta seluruh kadernya mendukung pemerintah menindak tegas penyalahgunaan narkotika baik pengedar maupun pengguna.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, jajarannya tak segan-segan menindak tegas WNA yang membawa masuk narkotika ke Indonesia. Apabila nekat, polisi tak ragu menembak langsung di tempat.
Beberapa hari lalu, empat WN Taiwan disergap ketika hendak mengangkut satu ton sabu dengan dua unit mobil Toyota Innova. Seorang WNA itu ditembak mati. Barang itu diangkut via laut dengan menggunakan perahu bermesin hingga bibir pantai.
Jaringan ini bekerja dengan melibatkan orang Indonesia. Sejumlah WNI dimanfaatkan sebagai fasilitator untuk membantu mencarikan tempat dan kendaraan selama beraktivitas di Indonesia.
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Jokowi: Tembak Langsung WNA Pengedar Narkotik di Indonesia"
Post a Comment